Setengah Lusin Kwatrin Menuju Sore

1/
Aku adalah doa, yang belum kamu
tutup dengan “Amin” Jika kamu kenangan
maka percayalah, aku
yang selalu mengenang
2/
Sebelum kamu pergi tidur cobalah lihat
keluar jendela; bulan yang pucat pasi
itu akan mengingatkanmu
pada senyum terakhir dariku.
3/
Kata orangtuaku, saat aku mengigau adalah namamu yang melulu
aku sebut. semoga kamu percaya. Itu saja.
lagi-lagi kamu benar.
Sebab semua yang “tidak benar” itu milikku.
4/
Semua bisa aku kemas.Aku masukkan
ke dalam tas. Tapi kenangan kita
tidak pernah muat di dada and kepala.
5/
Apa yang kamu ucapkan
pasti selalu aku ingat. Seperti ini
misal: berbahagialah kita, aku dengan
pilihanku, walau itu bukan kamu.
6/
barangkali, bukan cinta yang
pada akhirnya menguatkan, tapi
keindahan yang masih mampu
kita kenang dan semayamkan dalam ingatan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s